Komunikasi

Evanda Mayang SP
G0117033 / Kelas B




Tugas Komunikasi Intrapersonal



 A. Fenomena

      Mayang sedang berjalan menuju kamar kosnya, tiba-tiba ia mendengar suara seorang perempuan menangis. Saat dilihat ternyata tidak ada siapapun di lorong kosnya. Mayang teringat dengan film horror yang pernah ditontonya, sesegera mungkin mayang berlari menuju kamarnya karena mengira bahwa itu adalah suara tangisan hantu. Karena takut Mayang tidak bisa tidur, lalu mayang berfikir bahwa tidak akan terjadi reaksi bila tidak ada aksi, artinya suara tangisan tersebut pastilah suara salah seorang dari teman kosnya dengan anggapan bahwa yang dapat melakukan hukum aksi-reaksi adalah makhluk hidup. Akhirnya dengan segenap keyakinanya Mayang memutuskan untuk tidur.


B. Analisis
  1. Sensasi
    Pada saat Mayang mendengar suara tangisan dan dilihatnya tidak ada siapapun di lorong itu, terdapat dua sensasi yaitu mendengar dan melihat. Kedua sensasi tersebut bersinergi dalam memberikan informasi yang diproses hingga membentuk respon, dalam kasus tersebut respon yang dimunculkan adalah berlari karena rasa takut.
  2. Persepsi
    Suara yang didengar Mayang dan juga keadaan sekitar yang dilihatnya, membuat Mayang mempersepsikan bahwa suara tangisan tersebut adalah suara hantu. Hal tersebut terjadi karena pengalamanya menonton film horror dengan kejadian serupa, sehingga persepsi akan apa yang dialaminya juga menjadi serupa.
  3. Memori
    Pada saat Mayang merasa takut karena ia mempersepsikan suara tangisan tersebut adalah hantu, terjadilah proses pemanggilan kembali berupa recall akan informasi yang diperoleh sebelumnya pada film horror yang ditontonya.
  4. Berpikir
    Mayang berpikir mengenai hukum aksi-reaksi dimana tidak akan ada reaksi tanpa adanya aksi, maka mayang meyakini bahwa suara tangisan tersebut adalah suara teman satu kosnya. Dalam hal ini mayang tengah berpikir secara realistik, Mayang kemudian mencari cara untuk memecahkan masalah tersebut dengan menggali memori akan hubungan aksi dan reaksi yang diyakininya,  dan pada akhirnya dapat mengambil keputusan untuk tidur.

Komentar

Postingan Populer